KERTAS PUTIH
Kugoreskan tinta pena di atas kertas putih
Sejumlah rangkaian kata yang ku torehkan
Lembaran demi lembaran kutuangkan isi hati
Kertas dan pena jadi saksi
Kertas putih dan pena selalu jadi korban ulahku
Tak mampu tuk membendung rasa ini
Berontak tak mampu....
Menangis tak mungkin.....
Teriak lebih-lebih.......
Kertas putih yang bersih nan suci
Engkau hanya bisa menampung curahan hatiku
Mungkinkah kau akan memberikan jawaban
Berharap menunggu keajaiban-Mu
Kertas putih .......
Teman tak mampu jadi sahabat setia
Hingga akhirnya ku putuskan....memilihmu tuk menjadi sahabat setia
Tuk meluapkan segenap isi hati
Terimakasih sahabat setiaku
Suka duka kau menemaniku
Ku tak akan takut tuk kesunyian sahabat
Di atas kehinaan dan kemunafikan manusia
JIWA YANG PENDOSA
Entah berapa lama dia harus bergelut dalam dilema
Ketika dia bertemu dengan seorang gadis cantik
Hingga jiwanya berontak untuk mendapatkanya
Tidakkah kau tau arti perempuan
Karena dia tercipta untukmu
Menemanimu hingga akhirnya benar-benar puas
Engkau salah wahai jiwa yang pendosa
Semuanya bukan untukmu ini adalah milik tuhanku
Semuanya miliknya
Lihatlah semuanya berputar dan berkdudukan sama sesuai fungsinya
Ilalang pun tumbuh karena tanah selalu menemaninya
Begitupun denganmu
Aku memang kotor
Tapi aku mampu melakukan semua
Dan tidak akan ada yang bisa menghalangiku
Tidak kau dan tidak siapapun
Hidup dan matiku ada ditangan-Nya
Jangan kau hiraukan aku
Jwaku..........jiwaku dan seluruh ragaku
Telah bersemayam setan-setan dan dosa
Karena semuanya kekhilafanku semata
Tapi tolong jangan halangi aku
Tuk memiliki jiwa yang bersih
Karena setan dan dosa telah bersemayam di tubuhku yang kotor
Tuhan ............ bantu aku untuk menuju kejalanmu
Hingga waktuku tiba.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 Response to "kertas putih"
Posting Komentar